PKM TE Unpam Buat Alat Pengolah Air Agar Bersih Dari Mangan

Sejak tanggal 1 Oktober 2019 Tim PKM TE Unpam telah melakukan pembuatan alat pengolahan air bersih, tim terdiri dari dosen dan mahasiswa TE Unpam. Alat itu nantinya akan digunakan sebagai pengolah air di daerah Perumahan Grand Sutera blok G Rt 002 Rw.009. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan karena berdasarkan keluhan warga di perumahan grand sutera kepada Romdhoni yang merupakan salah satu dosen TE di Unpam. Warga diperumahan tersebut mengeluhkan kualitas air tanah yang mereka gunakan, salah satu keluhan warga tersebut adalah air tanahnya tidak bisa digunakan untuk kebutuhan minum, memasak makanan dan jika digunakan untuk mandi akan mengakibatkan gatal-gatal.

Berdasarkan hasil pengujian air baku laboratorium di Semarang memperlihatkan bahwa air tanah di perumahan grand sutera blok G1-G7 positif  berbau (odour) dan memiliki kandungan mangan  yang tidak sesuai standar baku mutu kesehatan lingkungan untuk air bersih. Pada Peraturan Kemenkes Nomor 32 Tahun 2017 kadar zat mangan pada air bersih adalah sebesar 0.5 mg/l, sedangkan hasil yang diperoleh dari pengujian kandungan mangan di laboratorium adalah 1.2 mg/l.

“Mudah-mudah dengan adanya alat ini dapat membantu warga yang tinggal disini”, ujar Romdhoni saat memberikan penyuluhan dalam acara yang digelar sabtu, 12 Oktober 2019 di salah satu rumah warga, Sementara itu menurut Oky, dosen sekaligus ketua Tim PKM mengatakan,”Air yang keluar dari alat pengolahan ini, sudah aman untuk kebutuhan minum juga memasak makanan”.

Acara yang dimulai pukul 19.00wib ini, dihadiri oleh warga yang tinggal disekitar perumahan. “Nantinya alat ini akan dipasang dekat pos keamanan, agar bisa diakses seluruh warga”, ucap Amrul, ketua Rt setempat. Sementara itu dalam acara penyuluhan tersebut, “Alat ini tidak kalah hebatnya dengan alat penyaringan air lainnya, hasilnya sudah di tes di Laboratorium, daerah Semarang” ucap  Abdurahman, salah satu instruktur dan dosen TE Unpam, lanjut Abdurahman,”Dan hasilnya sudah layak konsumsi.”. Hadir pula Luki Utomo,M.T. dan Heri Kusnadi,M.T yang merupakan dosen TE Unpam

Said, merupakan salah satu dari 5 mahasiswa yang tergabung(Muhammad Said, Kunarso, Basori, Junaedi, Basuki) dalam PKM tersebut merasa senang, karena beliau dan teman-teman bisa mengabdikan diri kepada masyarakat. “ Kami senang dengan teratasinya masalah air ini, mudah-mudahan alat ini bisa lebih berguna bagi warga”,ucap Said, beliau melanjutkan,”Dan wargapun tidak perlu risau lagi dengan masalah gatal ketika mandi dengan air hasil olahan alat ini.” Ungkap Said dengan senang.

(Red.Rahman)

  • Foto : Suasana PKM Pengolahan Air