Diskusi Terkait SPLU EV Charging PLN

Terkait maraknya isu polusi udara dan pentingnya udara bersih, merupakan hal yang perlu diperhatikan serius oleh kita bersama khususnya pemerintah. Perlu adanya terobosan-terobosan yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah polusi udara terutama di kota-kota besar seperti DKI Jakarta. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh Wakil Presiden Yusup Kalla  adalah mobil listrik (Sumber:TribunNews, Rabu 31 Juli 2019 ).

Para penggiat usaha sudah banyak yang mengambil sikap kuda-kuda terkait perpres mobil listrik, begitu pula dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang bersiap mengembangkan infrastruktur Stasiun Pengisian Listrik atau yang dikenal dengan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Oleh karena itu pada hari Selasa(06/08/2019), PLN mengundang para pelaku usaha dan Universitas untuk memberi masukan-masukan yang positif terkait pembangunan inrfrastruktur SPKLU. Acara yang diprakarsai oleh PT Optima Integra Tehnika (Opinteh) dihadiri oleh 22 tamu undangan yaitu Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah DKI Jakarta, Pemerintah Kota Bandung, PT Angkasa Pura 1 dan 2, PT KA Properti Manajemen, PT POS Properti Indonesia, PT Jasa Marga Properti, PT Jasa Marga Propertindo, PT Pembagunan Jaya, PT Agung Podomoro Land, PT Pakuwon Jati, PT Sumarecon Agung, PT Sinar Mas Land, PT Metropolitan Kentjana, PT Agung Sedayu Group, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa(Gojek), PT Solusi Transportasi Indonesia(Grab), PT Prasetia Dwidharma, PT BRI Syariah, Universitas Pamulang dan International Finance Corporation.



Acara The Stakeholder Discussion bertajuk Kendaraan Listrik dan Ekosistem Pendukungnya, diadakan di Ruang Graha  Corporate University, PT PLN (Persero) Pusdiklat, Jl. Harsono RM. No.59 Ragunan Pasar Minggu Jakarta. Turut pula Rektor Unpam, Warek IV, Dekan Fakultas Teknik, Kaprodi Teknik Elektro dan perwakilan dari LPPM serta beberapa dosen dari Teknik Elektro menghadiri acara tersebut.

Dalam pemaparannya “ PLN akan mempermudah pihak swasta, terkait dengan penyediaan Stasiun Pengisian Listrik Umum(SPLU).” Ujar Zainal Arifin selaku ketua pengembangan infrastruktur kendaraan listrik PLN tersebut.

Selain itu disesi berikutnya, dari unit pengembangan dan perencanaan produk inovatif, Leo Basuki  mengatakan “PLN akan memberikan potongan harga sekitar 30% apabila pengisian listriknya dilakukan antara pukul 22.00 sampai dengan pukul 05.00 subuh”.



Diketahui, PLN telah menggandeng PT Optima Integra Tehnika (Opinteh) dalam perluasan jaringan SPLUnya. Terkait dengan perannya tersebut bersama PLN, PT Opinteh dan Teknik Elektro Unpam sedang menjajaki kerjasama dalam pengembangan EV Charging. (Red.Rahman)