DOSEN UNIVERSITAS PAMULANG DIUNDANG DALAM ACARA SEMINAR HIMPUNAN AHLI ELEKTRO INDONESIA (HAEI) DAN RE-LAUNCHING PIPA SPS YANG DIPRODUKSI OLEH PT. SRIREJEKI PERDANA STEEL DI HOTEL BIDAKARA RUANG BINAKARNA



Himpunan Ahli Elektro Indonesia (HAEI) merupakan organisasi yang menghimpun para ahli elektro di Indonesia. Organisasi ini didirikan pada tanggal  tanggal 26 Februari 1977. Para ahli elektro sebagai insan dunia ikut bertanggung jawab untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia agar tangguh, andal dan dapat dipercaya.

Jumat, 3 Mey 2019 HAEI pengadakan seminar dengan judul “Spesifikasi Transformator Distribusi” dengan pembicara Ir. Bartien Sayogo.HAEI, dengan moderator Ir. Mas’ud Dohim, MBA, MM, MT . Selain acara seminar digelar pula acara Re-Launching Pipa SPS yang diproduksi oleh PT. Srirejeki Perdana Steel ,di Hotel Bidakara Ruang Binakarna, Jl Gatot Subroto Kav. 71-73 Jakarta Selatan. Diketahui perusahaan tersebut telah ikut serta dalam penyediaan kebutuhan pipa dalam negeri. “Ini merupakan produk dalam negeri dan asli dibuat di Indonesia”. Ujar Limo selaku ditektrur Srirejeki Perdana Steel.



Beberapa Dosen dari Universitas Pamulang diundang untuk ikut menghadiri seminar dan acara re-launching tersebut, diantaranya Abdurahman,S.T.,M.T. , Heri Kusnadi,S.T.,M.T. , Sunardi,S.T.,M.T., Angga Septian MN,S.Pd., M.Pd.T., Oky  Supryadi, S.T., M.T.

Sedangkan dari seminar yang digelar lebih membahas tentang spesifikasi transformator distribusi, efisiensi dan jenis transformamtor. “Ada 2 tipe trafo yang banyak digunakan yaitu terafo kering Dry Type Transformer (DTT) dan trafo basah Oil Cooled Transformer (OCT)”. ujar Ir. Bartien Sayogo.HAEI selaku pembicara dalam seminar, beliau melanjutkan, “ Penggunaan trafo tersebut disesuai dengan kebutuhan dilapangan”.

Akan tetapi secara garis besarnya trafo kering memiliki temperature rise dan resistasi lebih tinggi disbanding dengan trafo basah. Jadi trafo kering memiliki losses lebih tinggi dibanding trafo basah sehingga dengan kata lain, trafo kering memiliki efisiensi lebih rendah dan biaya operasional jangka panjang lebih tinggi.

Kemudian acara tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pengundian door prize bagi para undangan. (Red.-Rahman-)