Kuliah Umum RDE Teknik Elektro

Dikutip dari laman web batan.go.id, Reaktor Daya Eksperimental (RDE) adalah reaktor nuklir yang dapat digunakan untuk pembangkit listrik, pembangkit panas dan untuk memproduksi hidrogen. Kita tahu dinegeri ini, belum ada PLTN yang beroprasi satupun. Selain kurangnya edukasi tentang tenaga nuklir kepada publik sehingga publik masih setengah hati menerima nuklir, dan hanya satu yang mereka tahu nuklir itu berbahaya.

Selasa,12 Augustus 2019 Program Studi Teknik Elektro Unpam mengadakan kuliah umum dengan tema Fuel Handling System –RDE. Acara yang di ikuti oleh para mahasiswa teknik elektro ini, digelar di gedung Unpam Viktor lantai 8. Hadir pula Kaprodi Teknik Elektro Syaiful Bakhri, S.T, M.Eng.Sc, Ph.D. , Wakaprodi dan beberapa dosen teknik elektro.

Dalam kuliah umum ini hadir pula Ir. Sukmanto Dibyo, M.Si dari Center for Nuclear Reactor Safety and Technology, Batan Puspiptek, Serpong Tangsel, Indonesia sebagai dosen tamu. “Kuliah umum ini diadakan untuk mengedukasi mahasiswa agar tahu bagaimana pemanfaatan nuklir bagi kehidupan. Sehingga energi paling murah, bersih, selamat, reliabel dan sustainabel ini dapat di gunakan dengan aman dinegeri ini.” Ujar Syaiful Bakhri, S.T, M.Eng.Sc, Ph.D selaku Kaprodi Teknik Elektro.

Dalam paparannya Ir. Sukmanto mengatakan “Teknologi yang digunakan dalam RDE ini adalah high-temperature gas-cooled reactor (HTGR), dengan bahan bakar dalam bentuk TRISO (tri-isotropic) yang dibungkus dalam bola-bola grafit (pebble bed)”. Beliau melanjutkan “Pada normal power operation,  spherical fuel dapat diloaded, unloaded dan re-loaded secara kontinyu tanpa shut down”.

Dalam kuliah umum yang dimulai sekitar pukul 09.30 ini, diisi pula oleh 3 mahasiswa Teknik Elektro Unpam yang mempresentasikan proposal skripsinya yang berkaitan dengan nuklir yaitu Andre Setiawan (NIM : 2015010171) dengan judul skripsi PENANGANAN BAHAN BAKAR REAKTOR DENGAN ANTARMUKA PLC DAN SCADA, Arya Segara (NIM: 2015010236) dengan judul skripsi RANCANG BANGUN DETEKSI BAHAN BAKAR HTGR BERBENTUK BOLA DENGAN METODE EDDY CURRENT dan yang ketiga yaitu Fathu Fathan Mubina (NIM: 2015010176) dengan judul skripsi PELUNCUR BAHAN BAKAR REAKTOR HTGR BERBENTUK BOLA DENGAN SISTEM PNEUMATIK. (Red.  Abdurahman)